ITS dan Gerakan #RejosoKita diskusikan Pengelolaan DAS Rejoso untuk Pembangunan yang Berkelanjutan

Back to Pos

ITS dan Gerakan #RejosoKita diskusikan Pengelolaan DAS Rejoso untuk Pembangunan yang Berkelanjutan

Surabaya-28 September 2018. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya sebagai mitra Gerakan #RejosoKita menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD)  yang bertajuk “Menuju pengelolaan DAS Rejoso Terpadu Melalui Kolaborasi Multipihak Pengelolaan DAS Rejoso Terpadu untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan” di Ruang Auditorium Gedung Pusat Penelitian (Reseach Center) lantai 11. Diskusi  ini merupakan rangkaian FGD yang sebelumnya diselenggarakan oleh gerakan #RejosoKita.

Hadir dalam acara tersebut Dr. H. Emil Elistianto Dardak (Bupati Trenggalek), Prof. Ir. Joni Hermana, MScES, PhD. (Rektor ITS Surabaya), Ir. Dewi Juniar Putrianti, MSc (Ketua Forum Peduli DAS Rejoso), M. Haris Miftakhul Fajar, ST, M.Eng (Hydrogeologist, Dosen Teknik Geofisika ITS), serta sejumlah narasumber lainnya.

Dr. H. Emil Elistianto Dardak Bupati Trenggalek menyatakan bahwa gerakan ini merupakan sebuah kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan untuk pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan “Pengelolaan sumberdaya alam, khususnya sumberdaya air, merupakan tanggung jawab bersama. Kompleksnya tantangan yang dihadapi dan terlibatnya banyak pihak disini, mengukuhkan bahwa sumberdaya alam ini adalah tanggung jawab bersama”, tuturnya.

Rektor ITS Surabaya, Prof. Ir. Joni Hermana, MScES, PhD. memaparkan bahwa perencanaan pengelolaan DAS Rejoso harus dilakukan secara holistik, komprehensif dan terpadu sesuai peran masing-masing stakeholder.

Ir. Dewi Juniar Putrianti, MSc Ketua Forum Peduli DAS Rejoso Menjelaskan “RejosoKita merupakan suatu gerakan yang mengisiasikan terbentuknya Forum Peduli DAS Rejoso untuk pelestarian DAS Rejoso dengan prinsip terwakilinya semua pemangku kepentingan dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memungkinkan semua pihak untuk memberikan kontribusi yang optimal”.

Pitono Nugroho, Direktur Yayasan Social Investment Indonesia mengatakan, “DAS Rejoso merupakan DAS penting yang menjadi penunjang kebutuhan air utama di beberapa kota di Jawa Timur. Dikatakan, DAS ini juga menjadi salah satu bagian dari Proyek Strategis Nasional, dikaitkan dengan adanya SPAM Umbulan yang akan dialirkan ke beberapa Kabupaten/Kota diantaranya Surabaya, Gresik, Sidoarjo serta Pasuruan”

Dari sisi ilmiah, M. Haris Miftakhul Fajar, ST, M.Eng Hydrogeologist, Dosen Teknik Geofisika ITS menegaskan bahwa dalam siklus air, secara kuantitas tetap sama, namun yang perlu diperhatikan adalah kualitasnya yang harus dijaga.

 

 

KONTAK KAMI

FAJAR KURNIAWAN

HP : 0811379393

e-mail : fajarkurniawan.sii@gmail.com

Aliansi Rejoso Kita adalah kerja sama multi-pihak untuk mengembangkan pengelolaan sumber daya air di Rejoso secara terpadu melalui investasi bersama antara pemangku kepentingan dan pengelolaan berbasis kinerja yang akan membawa dampak positif baik secara sosial, ekonomi dan lingkungan. Diinisiasi oleh Yayasan Social Investment Indonesia (YSII), The World Agroforestry Center (ICRAF), The Nature Conservancy (TNC), dan Collaborative Knowledge Network (CK-Net) Indonesia, aliansi ini mendukung  #GerakanRejosoKita, sebagai sebuah gerakan yang dikembangkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya air di Rejoso bagi masyarakat di Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya.

Share this post

Tinggalkan Balasan

Back to Pos
%d blogger menyukai ini: