John Perkins mengguncang dunia ketika buku pertamanya, Confession of an Economic Hitman terbit di tahun 2004. Buku yang membongkar bagaimana AS membujuk, dengan data dan analisis, negara-negara berkembang untuk meminjam uang untuk mega-projek pembangunan, memekerjakan perusahaan AS untuk menjalankan mega-projek itu, untuk memastikan pembagian keuntungan yang timpang. AS jauh lebih mendapatkan untung dibandingkan negara-negara yang ‘ditolong’ itu.

Perkins kemudian menuliskan The Secret History of American Empire di 2007, lalu disusul dengan Hoodwinked: An Economic Hit Man Reveals Why the World Financial Markets Imploded – and What We Need to Do to Remake Them dua tahun kemudian. Edisi kedua buku Confession keluar 2 tahun lalu. Semuanya membongkar bagaimana pemerintah AS meracuni dunia dengan interpretasinya atas Kapitalisme, dan menjerumuskan bangsa-bangsa lain untuk memercayainya.

Saya menemukan TED Talk oleh John Perkins pagi ini. Walaupun 18 menit bukanlah pengganti membaca buku-bukunya yang benar-benar membuka mata itu, tetapi video ini bisa menggugah orang untuk berpikir kritis soal hubungan dengan AS dan negara maju lain. Mungkin sudah tidak demikian lagi situasinya, namun belajar dari sejarah untuk waspada tentu masih diperlukan.

Indonesia, sebagaimana pengakuan Perkins, adalah korban pertamanya. Jadi, kita di Indonesia sangat bisa mengambil pelajaran dari apa yang disampaikan di video ini. Semoga bermanfaat.

 

oleh: Jalal
Chairperson of Advisory Board – Social Investment Indonesia
Ketua Badan Kompetensi – Corporate Forum for Community Development