Reporter : Ajo
Editor : Agus Hariyanto

Pasuruan, Kabarpas.com – Mengawali tahun 2019 Gerakan RejosoKita semakin serius mempersiapkan format kelembagaan baru untuk mengawal upaya perlindungan dan pelestarian DAS Rejoso secara berkelanjutan, yang ditandai dengan peresmian Forum Peduli DAS Rejoso.

Acara tersebut digelar di Pendopo Agung, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Peresmian ini sekaligus sebagai tindaklanjut keluarnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No. 188/683/KPTS/013/2018 pada 16 November 2018 tentang pembentukan Forum Peduli DAS Rejoso.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh para pejabat dari berbagai instansi pemerintah di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan, pimpinan perguruan tinggi (ITS, Unair, Unibraw, Unmer Pasuruan), pimpinan perusahaan BUMN dan swasta serta perwakilan dari kelompok-kelompok peduli lingkungan di sekitar DAS Rejoso. Di antara yang hadir adalah Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur selaku Ketua Forum Peduli DAS Rejoso, Kepala Bappeda Kabupaten Pasuruan, dan Kepala Bappeko Pasuruan.

Dewi J. Putriatni selaku Ketua Forum DAS Rejoso menegaskan bahwa Kehadiran Forum Peduli DAS Rejoso di harapkan bisa menjadi pusat informasi dan diskusi bagi masyarakat serta dapat meningkatkan pengetahuan dan menggugah kesadaran seluruh pemangku kepentingan DAS Rejoso dalam upaya pengelolaan sumber daya air terpadu yang berdampak positif terhadap kondisi sosial, ekonomi maupun lingkungan.

“Acara peresmian Forum Peduli DAS Rejoso hari ini sekaligus menandai proses transformasi secara resmi dari Gerakan RejosoKita menjadi Forum Peduli DAS Rejoso yang dimensinya jauh lebih luas dan secara legal formal kelembagaan juga jauh lebih kuat,” ungkapnya.

“Sehingga diharapkan bisa memenuhi harapan seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal pelestarian DAS Rejoso ke depan,” tambah Pitono Nugroho, selaku Sekretaris Forum Peduli DAS Rejoso sekaligus salah satu penggagas Gerakan RejosoKita.

Pada kesempatan ini juga diserahterimakan seluruh dokumen, baik itu berupa hasil-hasil riset hidrologi, hidrogeologi, sosial ekonomi dan analisis kelembagaan, termasuk hasil monitoring serta evaluasi atas pelaksanaan pilot project koinvestasi jasa lingkungan dari Gerakan RejosoKita kepada Forum Peduli DAS Rejoso.

“Dengan demikian, Forum Peduli DAS Rejoso dapat langsung melanjutkan capaian dan kinerja yang telah dihasilkan oleh Gerakan RejosoKita,” ucapnya.

Acara peresmian ini dimeriahkan dengan beberapa kegiatan, seperti Lomba Kelompencapir bagi kelompok tani di wilayah DAS Rejoso, Lomba Desain Logo Forum Peduli DAS Rejoso, Lomba Fotografi dan Pameran produk-produk kelompok tani di wilayah DAS Rejoso.

“Diharapkan dengan serangkaian kegiatan tersebut semakin meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian dan perlindungan DAS Rejoso,” tutupnya. (ajo/gus).

 

Berita ini diterbitkan di:
http://www.kabarpas.com/2019/02/19/begini-transformasi-gerakan-rejosokita-menjadi-forum-peduli-das-rejoso/