Materi Presentasi SIRD #45: Big Dream High Impact, with Social Entrepreneurship

Tema yang dibahas dalam seri 45 ini tentang “Big Dream High Impact, with Social Entrepreneurship”. Sesi ini mendiskusikan mengenai Bagaimana sepak terjang para social entrepreneur berdampak dengan ide ide solutif dan persisten di bidangnya serta Insight apa yang bisa diambil. Narasumber yang hadir yakni: Nimas Puspito Pratiwi - Warung Energi Didi Diarsa...

Materi Presentasi SIRD #44: Social Entrepreneurial Ideas; Build Social Impact into Business Activities

Tema yang dibahas dalam seri-44 ini tentang “Social Entrepreneurial Ideas; Build Social Impact into Business Activities”. Sesi ini mendiskusikan mengenai mengapa ide dan eksekusi rumit Bersatu, apa yang unik dari social entrepreneurship dan bagaimana social entrepreneurship memberikan perbedaan dalam perubahan berkelanjutan. Narasumber yang hadir yakni: Darina Maulana - Enviu Celia Siura -...

Strategi Keberlanjutan Bisnis Sosial – Bagian Keempat

Oleh: Jalal - Pimpinan Dewan Penasihat Social Investment Indonesia Tulisan terdahulu menguraikan bagaiamana Hahn (2021) menguraikan empat bentuk hibriditas terkait keberlanjutan bisnis, dengan menyilangkan antara dimensi integrasi dan otonomi. Dari dua dimensi keberlanjutan itu, Hahn memerkenalkan adanya hibriditas seremonial (integrasi lemah dan otonomi rendah), hibriditas kontingen (integrasi kuat dan otonomi...

Strategi Keberlanjutan Bisnis Sosial – Bagian Ketiga

Oleh: Jalal - Pimpinan Dewan Penasihat Social Investment Indonesia Tulisan sebelumnya telah menguraikan bagaimana perubahan-perubahan pada seluruh sektor industri terkait dengan keberlanjutan telah membuat perusahaan sosial yang masuk ke dalam industri manapun penting untuk mengadopsi keberlanjutan sebagai model bisnis. Apalagi, kalau praktik-praktik keberlanjutan yang khas untuk industrinya sudah menjadi praktik...

Ekonomi Sirkular dan Bisnis Sosial

Sudah cukup lama Indonesia didera  berbagai permasalahan terkait sampah.  Jumlah populasi yang membesar, diiringi dengan peningkatan ekonomi, telah membawa konsumsi bangsa Indonesia terus meningkat.  Akibatnya adalah sampah yang semakin banyak dan sebagiannya tak tertangani.  Statistik global telah menunjuk Indonesia sebagai negeri kedua yang paling banyak membuang makanan (melalui food loss maupun food...

Investasi Sosial dan SROI

Oleh: Wahyu Aris Darmono dan Jalal Istilah investasi sosial kini makin kerap ditemukan. Perusahaan-perusahaan progresif mungkin yang paling banyak membicarakannya sebagai paradigma dalam melakukan pengembangan masyarakat. Kalau pengembangan masyarakat berarti upaya sistematis untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian kelompok masyarakat rentan; investasi sosial adalah paradigma bahwa dalam melakukan pengembangan masyarakat, perusahaan haruslah...

Erupsi Krakakoa

Sebagai kumpulan orang yang bergerak di bidang pertanian, kami sudah lama mendengar betapa tidak buruknya nasib pertanian dan petani kakao di Indonesia. Walaupun Indonesia menghasilkan sekitar 400.000 ton kakao, nomor 3 terbanyak di dunia, kita tak punya sejarah gemilang dalam produk-produk turunannya. Tapi tampaknya hal itu sedang berubah. Dan sebuah bisnis sosial...

Mengapa Popularitas Bisnis Sosial Terus Menanjak?

Oleh Jalal Chairperson of Advisory Board Social Investment Indonesia Walaupun definisi bisnis sosial sangatlah banyak, namun setelah membandingkan puluhan literatur, saya mendapat wawasan bahwa bisnis sosial memiliki 5 ciri primer dan 2 ciri sekunder. Ciri primer pertamanya yaitu didirikan dengan tujuan untuk memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat. Kedua, memanfaatkan mekanisme pasar untuk memecahkan masalah. Dalam...

Regulasi tentang Bisnis Sosial

Salah satu pertanyaan yang paling kerap diajukan ketika diskusi tentang bisnis atau perusahaan sosial berlangsung adalah tentang badan hukumnya. Sebagai organisasi hibrida yang mengejar tujuan sosial dan bisnis sekaligus,secara ideal memang seharusnya memiliki bentuk tersendiri. Demikian yang dinyatakan oleh banyak pakar hukum di bidang ini. Kemudian, pendirian tersebut melahirkan regulasi-regulasi yang sesuai...