Kehilangan keanekaragaman hayati (kehati) dan degradasi ekosistem kini nyata-nyata menghadirkan risiko material bagi stabilitas ekonomi serta kelangsungan operasional korporasi. Meskipun ketergantungan sektor usaha pada jasa ekosistem bersifat fundamental, integrasinya ke dalam perencanaan strategis bisnis seringkali belum optimal. Hal ini dapat berujung pada ketidakpastian operasional, peningkatan kerentanan finansial, hingga tergerusnya daya saing perusahaan.
Di Indonesia, urgensi peran aktif korporasi dalam upaya konservasi kehati kian terasa.
Penurunan realisasi target restorasi ekosistem nasional—dari 579.297 hektar/tahun pada 2020 menjadi 481.917 hektar/tahun pada 2023—ditambah fakta bahwa hampir 7% total daratan masih berstatus lahan kritis (data 2022), menegaskan perlunya tindakan kolektif yang lebih strategis.
Menjawab tantangan ini, SIRD Seri ke-79 hadir untuk mendiskusikan:
✅ Risiko & Ketergantungan Bisnis pada Keanekaragaman Hayati.
✅ Kerangka Kerja Konservasi Kehati dalam Operasional Korporasi.
✅ Program Konservasi Kehati yang Berkelanjutan.
Kami mengundang Sahabat SIRD untuk bergabung dalam SIRD seri ke-79 untuk membahas isu dan strategi Keberlanjutan untuk menghadapi tantangan krisis perdagangan, yang akan dilaksanakan pada:
📆 Hari/tgl: Jumat, 30 Mei 2025
🕒 Waktu: 15.00 – 17.00 WIB
🎦 Tempat: Zoom Meeting
Narasumber:
-
Muhammad Ali Imron – World Wide Fund for Nature (WWF)
-
Mahmud Haris – PT Arutmin Indonesia
-
Jalal – Social Investment Indonesia
- Virtual Background: https://s.id/vbSIRD79
- Youtube Live Streaming: https://youtube.com/live/0I3Abm6Agwc
- Join di komunitas WA kami: https://bit.ly/sahabat-SIRD
⭐WEBINAR GRATIS⭐
Daftar di link ini:
Kami tunggu kehadirannya.
Terima kasih
Narahubung:
Fauzi | 0812-3383-8463
