Indonesia memposisikan diri sebagai pemain utama bursa karbon global dengan potensi sekuestrasi alami yang masif. Namun, di balik antusiasme ekonomi triliunan rupiah, mekanisme pasar karbon menyimpan kompleksitas dan paradoks yang jarang dibahas secara kritis.
Konsep additionality justru berisiko menghukum “sang penjaga” hutan adat yang telah lestari, sembari memberi ruang bagi praktik green grabbing.
Di SIRD #95, kita akan membedah:
✅ Anatomi Paradoks: Kritik konsep additionality pada konservasi.
✅ Benefit Sharing: Transparansi distribusi ekonomi bagi masyarakat tapak.
✅ Transformasi Kelola: Strategi di luar skema pasar sukarela konvensional.
✅ Sinkronisasi Regulasi: Harmonisasi aturan pusat dan daerah.
✅ Solusi Alternatif: Diskursus Biodiversity Credits & Ecological Fiscal Transfers.
Kami mengundang Sahabat SIRD untuk hadir pada:
📅 Jumat, 10 April 2026
⏰ 15.00–17.00 WIB
📍 Online via Zoom
Narasumber:
-
Joko Tri Haryanto – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup
-
Ir. Laksmi Wijayanti, M.CP. – Kementerian Kehutanan
-
Riza Suarga – Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA)
-
Jalal – Social Investment Indonesia
- Virtual Background: https://s.id/xlrsS
- Join di komunitas WA kami: https://bit.ly/sahabat-SIRD
⭐WEBINAR GRATIS⭐
Daftar di link ini:
Kami tunggu kehadirannya.
Terima kasih
Narahubung: 0813-8808-511
