Mengukur Kinerja Dampak Program dengan Metode SROI di Desa Tanggap Api

Desa Mendis dulunya merupakan wilayah yang berada pada lahan gambut dan di musim kemarau berisiko kebakaran lahan, di tengah persediaan air terbatas. Walaupun saat ini telah banyak lahan yang dibuka menjadi kebun masyarakat dan pemukiman, tetapi masih terdapat kurang lebih 1.500 hektar lahan rawan kebakaran. Disamping itu, Desa Mendis juga berbatasan dengan sebuah perusahaan hutan tanaman industri yang memiliki risiko kebakaran dan berpotensi apinya merambat ke wilayah Desa Mendis.