Bogor — SOCIALINVESTMENT.ID – Social Investment Indonesia bersama IPB University sukses menyelenggarakan kegiatan SIRD Goes to Campus pada Kamis, 4 Juni 2026 bertempat di Gade Creative Lounge Perpustakaan IPB University, Bogor. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis antara dunia akademik, industri, dan komunitas keberlanjutan dalam mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap tantangan ESG, transformasi digital, dan pembangunan berkelanjutan.
Mengusung tema “Next-Gen Social Engineering: Bridging Data Precision and Human Centric Innovation for Sustainable ESG Excellence”, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembelajaran interaktif yang menghubungkan pendekatan berbasis data presisi dengan inovasi yang berpusat pada manusia (human centric innovation) dalam menjawab tantangan sosial dan keberlanjutan masa depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Digital Competition yang melibatkan mahasiswa dan peserta muda kreatif dalam kompetisi ide, konten, dan inovasi digital bertema keberlanjutan, ESG, dan transformasi sosial. Kompetisi ini diharapkan mampu mendorong munculnya gagasan-gagasan baru yang relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti Clinic Coaching Green Jobs, sebuah sesi pendampingan dan konsultasi karier yang membahas peluang profesi masa depan pada sektor green economy, sustainability, ESG, social impact, data analytics, hingga community development. Sesi ini menjadi penting di tengah meningkatnya kebutuhan talenta hijau (green talent) yang mampu menjembatani teknologi, data, dan dampak sosial.

Puncak acara menghadirkan sesi Talk Show Session dengan narasumber lintas sektor yang memiliki pengalaman dan perspektif strategis di bidang keberlanjutan dan inovasi sosial, yaitu: Fajar Kurniawan (Managing Partner Social Investment Indonesia),Tria Mutiari Meilan (Vice President Sustainability PT. Kereta Api Indonesia Persero), dan Dr. Rajib Gandi, S.KPm, M.Si, (Kepala Laboratorium Data Desa Presisi IPB University)

Dalam diskusi tersebut, para narasumber menyoroti pentingnya integrasi antara precision data, inovasi sosial, teknologi digital, serta pendekatan human-centered dalam membangun ekosistem ESG yang lebih inklusif, terukur, dan berkelanjutan. Pemanfaatan data desa presisi, penguatan social investment, serta praktik sustainability di sektor industri menjadi beberapa isu utama yang dibahas dalam forum ini.

Kegiatan SIRD Goes to Campus juga menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi keberlanjutan di lingkungan kampus serta membangun konektivitas antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri masa depan. Melalui forum ini, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami isu ESG secara teoritis, tetapi juga mampu menjadi aktor perubahan sosial yang inovatif dan berdampak.
Program ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas sosial dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi transformasi dunia kerja hijau dan tantangan pembangunan berkelanjutan di era digital.
Tentang SIRD Goes to Campus
SIRD Goes to Campus merupakan inisiatif kolaboratif dari Social Investment Indonesia yang bertujuan menghadirkan ruang diskusi, literasi, dan pengembangan kapasitas generasi muda terkait ESG, sustainability, social innovation, dan community development melalui pendekatan kolaboratif antara kampus dan industri. [PAI]

