Social Investment Indonesia

SII KnowledgePod

Telusuri 0 publikasi artikel, buku & penulis

Featured Author

6 Author

Social Investment Indonesia

148 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

20 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

19 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

15 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

15 Publikasi

Artikel Terbaru

Negeri Ternak Indonesia

1 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

1 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

1 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

0 Publikasi

Artikel Terbaru

Featured Books

FEATURED ARTICLE

Menggagas Sistem Manajemen Kinerja Sosial untuk Sektor Pertambangan Indonesia yang Bertanggung Jawab
Peran Chief Sustainability Officer (CSO) saat ini tengah mengalami pergeseran, di mana fokus utamanya semakin didominasi oleh manajemen risiko dan kepatuhan regulasi akibat ketidakpastian pasar serta tekanan dari luar perusahaan (outside-in). Artikel ini menekankan bahwa pendekatan satu arah tersebut tidaklah memadai. Perusahaan perlu mengadopsi perspektif materialitas ganda yang juga mencakup dampak aktivitas perusahaan itu sendiri terhadap manusia, masyarakat, dan lingkungan (inside-out). Transformasi inside-out ini menuntut komitmen yang mendalam melalui empat fungsi yang sering luput: pembangunan sistem pengukuran dampak internal, transformasi budaya kerja, desain ulang model operasi, serta inovasi produk. Dalam konteks Indonesia, seiring bergeraknya regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuju standar pelaporan global, kapasitas inside-out menjadi pembeda antara fungsi CSO yang sekadar administratif dengan CSO sebagai mitra strategis yang mampu menciptakan perubahan terukur di lapangan. Jika CSO hanya dibatasi pada ranah kepatuhan hukum, peran tersebut berisiko kehilangan mandat strategisnya. Oleh karena itu, CSO harus mampu menyeimbangkan lensa manajemen risiko dari luar sekaligus menggerakkan transformasi keberlanjutan dari dalam organisasi.
12 August 2026

POPULAR ARTICLE

Menggeser paradigma CSR dari bantuan insidental jangka pendek menuju investasi sosial strategis berbasis kesiapsiagaan dan kemitraan multi-pihak dalam manajemen bencana.

• 2,434 views

• 11 August 2016

LATEST ARTICLE

Peran Chief Sustainability Officer (CSO) saat ini tengah mengalami pergeseran, di mana fokus utamanya semakin didominasi oleh manajemen risiko dan kepatuhan regulasi akibat ketidakpastian pasar serta tekanan dari luar perusahaan (outside-in). Artikel ini menekankan bahwa pendekatan satu arah tersebut tidaklah memadai. Perusahaan perlu mengadopsi perspektif materialitas ganda yang juga mencakup dampak aktivitas perusahaan itu sendiri terhadap manusia, masyarakat, dan lingkungan (inside-out). Transformasi inside-out ini menuntut komitmen yang mendalam melalui empat fungsi yang sering luput: pembangunan sistem pengukuran dampak internal, transformasi budaya kerja, desain ulang model operasi, serta inovasi produk. Dalam konteks Indonesia, seiring bergeraknya regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuju standar pelaporan global, kapasitas inside-out menjadi pembeda antara fungsi CSO yang sekadar administratif dengan CSO sebagai mitra strategis yang mampu menciptakan perubahan terukur di lapangan. Jika CSO hanya dibatasi pada ranah kepatuhan hukum, peran tersebut berisiko kehilangan mandat strategisnya. Oleh karena itu, CSO harus mampu menyeimbangkan lensa manajemen risiko dari luar sekaligus menggerakkan transformasi keberlanjutan dari dalam organisasi.
12 August 2026
Peran Chief Sustainability Officer (CSO) saat ini tengah mengalami pergeseran, di mana fokus utamanya semakin didominasi oleh manajemen risiko dan kepatuhan regulasi akibat ketidakpastian pasar serta tekanan dari luar perusahaan (outside-in). Artikel ini menekankan bahwa pendekatan satu arah tersebut tidaklah memadai. Perusahaan perlu mengadopsi perspektif materialitas ganda yang juga mencakup dampak aktivitas perusahaan itu sendiri terhadap manusia, masyarakat, dan lingkungan (inside-out). Transformasi inside-out ini menuntut komitmen yang mendalam melalui empat fungsi yang sering luput: pembangunan sistem pengukuran dampak internal, transformasi budaya kerja, desain ulang model operasi, serta inovasi produk. Dalam konteks Indonesia, seiring bergeraknya regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuju standar pelaporan global, kapasitas inside-out menjadi pembeda antara fungsi CSO yang sekadar administratif dengan CSO sebagai mitra strategis yang mampu menciptakan perubahan terukur di lapangan. Jika CSO hanya dibatasi pada ranah kepatuhan hukum, peran tersebut berisiko kehilangan mandat strategisnya. Oleh karena itu, CSO harus mampu menyeimbangkan lensa manajemen risiko dari luar sekaligus menggerakkan transformasi keberlanjutan dari dalam organisasi.
10 August 2026

Filter & Sort

Sort By


by category


by author


by topics


by year

From year

To year

Filter & Sort

Sort By

Newest

by category

Book

Article

by author

Jalal

Sonny S. Sukada

Purnomo

by year

From year

2024

To year

2026

0 Publications

Jalal, Wahyu Aris Darmono