Social Investment Indonesia

SII KnowledgePod

Telusuri 0 publikasi artikel, buku & penulis

Featured Author

6 Author

Social Investment Indonesia

146 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

19 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

17 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

15 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

13 Publikasi

Artikel Terbaru

Negeri Ternak Indonesia

1 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

1 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

1 Publikasi

Artikel Terbaru

Social Investment Indonesia

0 Publikasi

Artikel Terbaru

Featured Books

FEATURED ARTICLE

Artikel ini mengkritik praktik umum di banyak perusahaan yang menjadikan uji materialitas semata-mata sebagai instrumen pelaporan kepatuhan administratif, bukan sebagai alat strategis dalam pengambilan keputusan. Praktik yang keliru ini berisiko menciptakan kesenjangan legitimasi (legitimacy gap) atau ESG-washing, karena pelaporan yang indah tersebut tidak diikuti oleh perubahan nyata pada alokasi anggaran, kontrol risiko, maupun operasional di lapangan. Untuk mengatasi masalah ini, penulis menawarkan kerangka HIRO (Harm, Impact, Risk, Opportunity) yang menekankan pentingnya penggunaan lensa “materialitas ganda” secara simultan untuk memetakan dampak operasi terhadap lingkungan dan ancaman isu keberlanjutan terhadap bisnis. Artikel ini juga memperingatkan empat jebakan yang harus dihindari: ritual pelaporan tahunan yang terlambat, pelibatan pemangku kepentingan sebatas ornamen, manipulasi angka rata-rata yang menutupi kerentanan, serta pemilihan isu yang sekadar mudah dilaporkan. Sebagai solusi, uji materialitas harus diintegrasikan menjadi disiplin kerja lintas-fungsi sepanjang tahun melalui sistem manajemen risiko. Pimpinan perusahaan dituntut mengubah paradigma materialitas dari sekadar “kamera” pemotret pelaporan menjadi “kompas” penciptaan nilai berkelanjutan.

Author : Jalal, Purnomo

24 July 2026

POPULAR ARTICLE

Menggeser paradigma CSR dari bantuan insidental jangka pendek menuju investasi sosial strategis berbasis kesiapsiagaan dan kemitraan multi-pihak dalam manajemen bencana.

• 2,390 views

• 11 August 2016

LATEST ARTICLE

Author : Jalal, Purnomo

Artikel ini mengkritik praktik umum di banyak perusahaan yang menjadikan uji materialitas semata-mata sebagai instrumen pelaporan kepatuhan administratif, bukan sebagai alat strategis dalam pengambilan keputusan. Praktik yang keliru ini berisiko menciptakan kesenjangan legitimasi (legitimacy gap) atau ESG-washing, karena pelaporan yang indah tersebut tidak diikuti oleh perubahan nyata pada alokasi anggaran, kontrol risiko, maupun operasional di lapangan. Untuk mengatasi masalah ini, penulis menawarkan kerangka HIRO (Harm, Impact, Risk, Opportunity) yang menekankan pentingnya penggunaan lensa “materialitas ganda” secara simultan untuk memetakan dampak operasi terhadap lingkungan dan ancaman isu keberlanjutan terhadap bisnis. Artikel ini juga memperingatkan empat jebakan yang harus dihindari: ritual pelaporan tahunan yang terlambat, pelibatan pemangku kepentingan sebatas ornamen, manipulasi angka rata-rata yang menutupi kerentanan, serta pemilihan isu yang sekadar mudah dilaporkan. Sebagai solusi, uji materialitas harus diintegrasikan menjadi disiplin kerja lintas-fungsi sepanjang tahun melalui sistem manajemen risiko. Pimpinan perusahaan dituntut mengubah paradigma materialitas dari sekadar “kamera” pemotret pelaporan menjadi “kompas” penciptaan nilai berkelanjutan.
24 July 2026

Author : Jalal

Artikel ini membahas perbedaan mendasar antara perspektif inside-out (materialitas dampak) dan outside-in (materialitas finansial) dalam strategi keberlanjutan perusahaan. Penulis berargumen bahwa kedua pendekatan tersebut tidak dapat dipandang setara karena memiliki tujuan, pemangku kepentingan, dan implikasi yang berbeda. Perspektif inside-out berfokus pada dampak aktivitas perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, sedangkan outside-in menitikberatkan pada bagaimana isu sosial, lingkungan, dan tata kelola memengaruhi kinerja finansial perusahaan. Melalui pembahasan mengenai double materiality, batas-batas planetari (planetary boundaries), nested dependencies, serta konsep strong sustainability, artikel menegaskan bahwa pengelolaan dampak harus menjadi fondasi strategi keberlanjutan, sementara pertimbangan finansial berfungsi sebagai mekanisme insentif untuk mempercepat transformasi bisnis. Meskipun dalam praktiknya kedua perspektif perlu dijalankan secara simultan dan saling melengkapi, secara normatif dan kausal materialitas dampak harus mendahului materialitas finansial. Bagi perusahaan, khususnya di sektor ekstraktif, energi, dan pertanian, pengelolaan dampak sosial dan lingkungan bukan lagi sekadar bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan prasyarat utama untuk menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.
16 July 2026

Filter & Sort

Sort By


by category


by author


by topics


by year

From year

To year

Filter & Sort

Sort By

Newest

by category

Book

Article

by author

Jalal

Sonny S. Sukada

Purnomo

by year

From year

2024

To year

2026

0 Publications