Social Investment Indonesia
SII KnowledgePod
Telusuri 0 publikasi — artikel, buku & penulis
Featured Author
6 Author
Social Investment Indonesia
48 Publikasi
Artikel Terbaru
Social Investment Indonesia
12 Publikasi
Artikel Terbaru
Social Investment Indonesia
11 Publikasi
Artikel Terbaru
Social Investment Indonesia
6 Publikasi
Artikel Terbaru
Social Investment Indonesia
4 Publikasi
Artikel Terbaru
Equator Group
1 Publikasi
Artikel Terbaru
Negeri Ternak Indonesia
1 Publikasi
Artikel Terbaru
Social Investment Indonesia
1 Publikasi
Artikel Terbaru
Featured Books
2026
Kompas Materialitas HIRO
FEATURED ARTICLE
Menanti Kompas Baru dari Mariana Mazzucato
Artikel ini mengulas buku terbaru ekonom Mariana Mazzucato berjudul The Common Good Economy: A New Compass yang menawarkan kerangka baru untuk mengarahkan ekonomi pada penciptaan kebaikan bersama. Buku ini merupakan kelanjutan dari gagasan Mazzucato mengenai negara kewirausahaan, penciptaan nilai, dan ekonomi berbasis misi, sekaligus mengisi kekosongan normatif dalam karya-karyanya terdahulu. Melalui konsep common good compass, Mazzucato memperkenalkan lima elemen utama, yaitu tujuan dan arah, ko-kreasi dan partisipasi, pembelajaran kolektif dan berbagi pengetahuan, akses dan pembagian manfaat, serta transparansi dan akuntabilitas. Kelima elemen tersebut diuji melalui berbagai studi kasus internasional yang menunjukkan bagaimana kebijakan publik dapat dirancang secara lebih partisipatif dan berorientasi pada kesejahteraan kolektif. Buku ini juga memperkenalkan istilah mission-washing dan common good washing untuk mengkritik praktik penggunaan retorika misi dan kebaikan bersama tanpa perubahan substantif. Bagi dunia keberlanjutan dan tanggung jawab perusahaan, gagasan ini menawarkan perspektif baru untuk memastikan bahwa tujuan sosial benar-benar tertanam dalam tata kelola, kontrak, dan distribusi manfaat ekonomi.
Author : Jalal
29 June 2026
POPULAR ARTICLE
Author : Rizal Choirul Insani
Mengidentifikasi hambatan utama dalam implementasi SDGs serta pentingnya kolaborasi, kebijakan inklusif, dan inovasi berkelanjutan untuk mencapai pembangunan global yang merata dan berkelanjutan.
• 3,826 views
• 23 August 2024
LATEST ARTICLE
Author : Jalal
Artikel ini mengulas buku terbaru ekonom Mariana Mazzucato berjudul The Common Good Economy: A New Compass yang menawarkan kerangka baru untuk mengarahkan ekonomi pada penciptaan kebaikan bersama. Buku ini merupakan kelanjutan dari gagasan Mazzucato mengenai negara kewirausahaan, penciptaan nilai, dan ekonomi berbasis misi, sekaligus mengisi kekosongan normatif dalam karya-karyanya terdahulu. Melalui konsep common good compass, Mazzucato memperkenalkan lima elemen utama, yaitu tujuan dan arah, ko-kreasi dan partisipasi, pembelajaran kolektif dan berbagi pengetahuan, akses dan pembagian manfaat, serta transparansi dan akuntabilitas. Kelima elemen tersebut diuji melalui berbagai studi kasus internasional yang menunjukkan bagaimana kebijakan publik dapat dirancang secara lebih partisipatif dan berorientasi pada kesejahteraan kolektif. Buku ini juga memperkenalkan istilah mission-washing dan common good washing untuk mengkritik praktik penggunaan retorika misi dan kebaikan bersama tanpa perubahan substantif. Bagi dunia keberlanjutan dan tanggung jawab perusahaan, gagasan ini menawarkan perspektif baru untuk memastikan bahwa tujuan sosial benar-benar tertanam dalam tata kelola, kontrak, dan distribusi manfaat ekonomi.
29 June 2026
Author : Purnomo
Kegiatan sosial perusahaan yang bersifat sesaat, spontan, dan diskresi—seperti bantuan hari raya, donasi bencana, sponsorship komunitas, atau pemberian hewan kurban—sering kali dipandang terlalu kecil untuk dianalisis dampaknya secara serius. Artikel ini berargumen bahwa tidak ada aktivitas sosial yang terlalu sederhana untuk didefinisikan dampaknya. Dengan menggunakan pendekatan Theory of Change, setiap kegiatan dapat dipetakan melalui hubungan antara masalah, motif, intervensi, output, dan outcome yang dihasilkan. Artikel menekankan bahwa pertanyaan utama dalam analisis dampak bukanlah berapa besar sumber daya yang dikeluarkan, melainkan perubahan apa yang terjadi dan bagi siapa perubahan tersebut dirasakan. Berbagai standar internasional, seperti IFC Performance Standards, ISO 26000, GRI Standards, dan prinsip-prinsip Social Value, juga menegaskan pentingnya mendefinisikan dampak seluruh aktivitas perusahaan, termasuk kegiatan diskresi. Meskipun pendekatan seperti Social Return on Investment (SROI) dapat diterapkan, pengukuran yang proporsional dan indikator kualitatif yang jujur sering kali lebih relevan untuk kegiatan sesaat. Pada akhirnya, kemampuan mendokumentasikan motif dan dampak dari setiap aktivitas sosial menjadi fondasi pembelajaran organisasi dan penciptaan nilai bersama bagi perusahaan dan masyarakat.
25 June 2026
Author : Jalal, Wahyu Aris Darmono
Keberhasilan investasi sosial perusahaan tidak cukup ditentukan oleh penguasaan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam pengembangan masyarakat. Banyak program investasi sosial gagal mencapai dampak optimal karena kurangnya pemahaman terhadap konteks bisnis, sosial, dan regulasi yang melingkupinya. Artikel ini mengemukakan bahwa praktisi investasi sosial perlu menguasai lima lapisan kompetensi kontekstual untuk menghasilkan program yang relevan, strategis, dan berdampak. Kelima lapisan tersebut meliputi: pemahaman terhadap karakteristik sektor industri, kemampuan membaca rantai nilai perusahaan, penguasaan regulasi yang berlapis, pemanfaatan standar dan kerangka internasional secara strategis, serta kemampuan membaca berbagai guncangan eksternal dan merancang pendekatan regeneratif. Kompetensi tersebut memungkinkan investasi sosial diposisikan bukan sekadar sebagai aktivitas filantropi atau pemenuhan kewajiban, melainkan sebagai instrumen manajemen risiko, penciptaan nilai bersama, dan pembangunan ketahanan jangka panjang bagi perusahaan maupun komunitas. Artikel ini juga menekankan pentingnya mengartikulasikan manfaat program dalam bahasa yang dapat dipahami oleh manajemen bisnis melalui pendekatan seperti Logical Framework Approach (LFA) dan Social Return on Investment (SROI). Pada akhirnya, seluruh kompetensi tersebut harus ditopang oleh komitmen terhadap kemitraan yang genuine, keadilan, dan regenerasi sebagai landasan moral investasi sosial yang bermartabat dan berkelanjutan.
24 June 2026
Filter & Sort
Sort By
Newest
by category
Book
Article
by author
Jalal
Sonny S. Sukada
Purnomo
by year
From year
2024
To year
2026
0 Publications
Article
Article
Article
Wahyu Aris Darmono
Article
Article
Article
Jalal, Wahyu Aris Darmono
Article
Article
Jalal, Sonny S. Sukada, Fajar Kurniawan
Article