[socialinvestment.id] — Dua hari lagi, tepatnya Senin, 13 Juli 2026, di Jakarta, Social Investment Indonesia (SII) akan meluncurkan dua buku sekaligus dalam momentum spesial Social Investment Roundtable Discussion ke-100 (SIRD 100): Kompas Materialitas HIRO: Memahami yang Material dalam Penciptaan Nilai Berkelanjutan dan Indeks Investasi Sosial Perusahaan: Prinsip, Kriteria, Indikator dan Norma Investasi Sosial dengan Fokus pada Industri Ekstraktif.
Peluncuran ganda ini sengaja dibuat pada momen spesial, yaitu untuk “Merayakan Pengetahuan Investasi Sosial” pada SIRD#100. Forum yang senantiasa mempertemukan para praktisi, akademisi, dan pengambil kebijakan lintas sektor.
SII memilih momen ini untuk merangkum dua sisi mata uang yang sama: bagaimana perusahaan tahu isu apa yang benar-benar penting (materialitas), dan bagaimana perusahaan membuktikan bahwa investasi sosialnya benar-benar berdampak (indeks pengukuran). Kepada para mitra, klien, dan sahabat SII, inilah pemberitahuan awal agar dua agenda penting ini tidak terlewat.
Kompas, Bukan Kamera
“Kita butuh matriks materialitas buat laporan keberlanjutan.” Kalimat itu, tulis Jalal dalam pengantar buku Kompas Materialitas HIRO, terlalu sering terdengar di ruang rapat perusahaan Indonesia; dan diam-diam telah menurunkan derajat salah satu instrumen paling strategis dalam tata kelola keberlanjutan menjadi sekadar pekerjaan administratif musiman.
Buku setebal lima bab yang ditulis bersama para konsultan senior SII yaitu: Jalal, Purnomo, Fajar Kurniawan, Sonny Sukada, Wahyu Aris Darmono, dan Ponco Nugroho. Buku ini hadir untuk menantang kebiasaan tersebut. Materialitas, menurut buku ini, bukan kamera yang sekadar merekam kepatuhan, melainkan kompas yang memandu arah keputusan bisnis.
Jantung metodologis buku ini adalah kerangka HIRO: Harm, Impact, Risk, Opportunity yang menyatukan dua lensa sekaligus: lensa yang membaca dampak perusahaan pada dunia (inside-out), dan lensa yang membaca pengaruh dunia pada perusahaan (outside-in). Dengan merujuk riset Khan, Serafeim, dan Yoon (2016) serta meta-analisis Friede, Busch, dan Bassen (2015) atas lebih dari 2.200 studi empiris, buku ini menegaskan satu poin krusial: mengelola isu material yang tepat bukan cuma etis, tapi juga strategi finansial yang terbukti membedakan pemenang dari yang tertinggal.
Dari Prinsip ke Angka yang Bisa Dipertanggungjawabkan
Jika HIRO menjawab “isu apa yang material”, buku kedua” Indeks Investasi Sosial Perusahaan menjawab pertanyaan lanjutannya: “seberapa baik perusahaan mengelolanya?”
Hasil kerja kolektif selama seperempat abad ini disusun oleh Jalal bersama sebelas kontributor SII lainnya yaitu Fajar Kurniawan, Wahyu Aris Darmono, Purnomo, Noviansyah Manap, Pamadi Wibowo, Taufik Rahman, Irpan Kadir, Endro Sampurna, Reza Ramayana, Nurul Iman, dan Zainal Abidin. Indeks ini menyusun 39 indikator yang mengalir dari empat prinsip berjenjang. Tata Kelola dan Sumberdaya , Pengelolaan Perilaku Perusahaan dan Eksternalitas Negatif, Manajemen Pemangku Kepentingan dan Program Investasi Sosial, hingga Kinerja Investasi Sosial. Menggunakan skala penilaian dari “Sangat Kurang” hingga “Unggul”.
Penyusunan dan peruntukan awal indeks ini pada industri ekstraktif: pertambangan serta minyak dan gas. Namun penulis dengan terbuka mengundang sektor pertanian, perkebunan, manufaktur, bahkan organisasi masyarakat sipil dan instansi pemerintah untuk turut memanfaatkannya.
Dua Buku, Satu Pesan
Meski lahir dari proses dan tim yang sedikit berbeda, kedua buku ini berbicara dalam satu nafas yang sama: keberlanjutan dan investasi sosial berhenti menjadi sekadar kewajiban administratif ketika perusahaan punya kompas yang jelas (materialitas) dan alat ukur yang jujur (indeks). Keduanya menolak pendekatan yang hanya menghasilkan “laporan yang tampak rapi di atas kertas” tanpa mengubah cara kerja sehari-hari.
Peluncuran di SIRD 100 pun terasa simbolis. Menandai satu abad diskusi rutin yang telah menjadi laboratorium gagasan bagi kedua buku ini, sekaligus membuka babak baru: dari diskusi menuju dokumen yang bisa langsung dipakai di lapangan.
Catat Tanggalnya
📅 Senin, 13 Juli 2026 — Jakarta 🎉 Peluncuran Kompas Materialitas HIRO & Indeks Investasi Sosial Perusahaan, bertepatan dengan SIRD ke-100
Kedua buku diterbitkan oleh Yayasan Social Investment Indonesia. Informasi lebih lanjut seputar acara dan akses kedua buku akan segera menyusul.
Sampai jumpa di SIRD 100!


