SOCIALINVESTMENT.ID – BOGOR, 29 Oktober 2026 — Social Value Indonesia (SVID) resmi meluncurkan SROI Citation Standard Versi 1.0 pada Rabu, 28 Oktober 2026, melalui acara soft launching yang digelar secara daring via Zoom. Acara yang terbuka untuk umum dan dihadiri oleh ratusan praktisi, akademisi, korporasi, serta organisasi anggota ini menandai babak baru dalam upaya standardisasi pelaporan dampak sosial di Indonesia. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut antara lain Jalal selaku Board of Expert SVID, Miftah Faridl Widhagdha selaku Communications & Advocacy Lead, Nur Astri Mufthia Sonjaya selaku Assurance Centre Lead, serta Purnomo selaku Ketua SVID.
SROI Citation Standard 1.0 adalah standar yang mengatur cara pengutipan hasil analisis Social Return on Investment (SROI) secara konsisten dan transparan. Standar ini menetapkan enam komponen wajib yang harus dicantumkan setiap kali rasio SROI dikomunikasikan kepada publik, mencakup rasio dan periode evaluasi, kelompok pemangku kepentingan, distribusi manfaat, komposisi nilai, serta pernyataan metodologi. Sebelum diluncurkan, standar ini telah melalui proses konsultasi publik yang berlangsung dari awal hingga 21 Oktober 2026, melibatkan masukan dari berbagai praktisi dan organisasi anggota SVID untuk memastikan relevansi dan keterapannya di lapangan.
Social Investment Indonesia (SII) turut terlibat aktif dalam ekosistem pengembangan standar ini sejak awal sebagai anggota organisasi SVID. Keterlibatan SII mencerminkan komitmen jangka panjang lembaga ini dalam memajukan praktik pengukuran dampak sosial yang berkualitas dan berintegritas di Indonesia. Purnomo, yang menjabat sebagai Ketua SVID sekaligus Senior Advisor di SII, menekankan pentingnya standar ini bagi perkembangan ekosistem yang lebih luas: “Standar kutipan ini juga diharapkan mampu berkontribusi untuk berkembangnya ekosistem pengukuran dampak yang lebih baik, khususnya di Indonesia.”
Dalam konteks implementasi, SII berkomitmen untuk mengadopsi SROI Citation Standard 1.0 dalam seluruh laporan dan komunikasi publik yang memuat hasil analisis SROI yang dilakukan oleh lembaga. Komitmen ini bukan sekadar pemenuhan prosedur, melainkan bagian dari upaya SII untuk membangun kepercayaan pemangku kepentingan terhadap data dampak sosial yang dihasilkan. SII juga akan mendorong klien dan mitra yang menggunakan layanan kajian SROI untuk secara bertahap menerapkan standar ini dalam laporan keberlanjutan dan komunikasi dampak mereka.
Peluncuran SROI Citation Standard 1.0 merupakan langkah penting dalam perjalanan Indonesia menuju ekosistem investasi sosial yang lebih matang dan terstandarisasi. Dengan semakin banyaknya organisasi anggota yang berkomitmen mengimplementasikan standar ini, diharapkan kualitas pelaporan dampak sosial di Indonesia akan terus meningkat dan semakin diperhitungkan di tingkat regional maupun global.
Dokumen SROI Citation Standard 1.0 dapat diunduh pada tautan berikut ini: [UNDUH DOKUMEN]


